SpongeBob SquarePants
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
SpongeBob SquarePants
Menurut arah jaruh jam dari kiri atas: Sandy Tupai, SpongeBob SquarePants, Patrick Star, Mister Krabs, Squidward Tentacles, dan Sheldon Plankton
Genre
Animasi komedi
Pencipta
Stephen Hillenburg
Menampilkan
Tom KennyBill FagerbakkeRodger BumpassCarolyn LawrenceClancy BrownLori AlanMary Jo CatlettDoug LawrenceDee Bradley BakerSirena IrwinJill Talley
Negara asal
Amerika Serikat
Jumlah episode
81½
Produksi
Masa putar
30/11 menit
Jaringan
Stasiun TV
Nickelodeon
Periode tayang
1 Mei, 1999 – sekarang
Pranala luar
Situs resmi
IMDb
TV.com
SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial animasi yang paling populer di Nickelodeon. Pada awalnya serial kartun ini ditayangkan pada tahun 1999 di Amerika Serikat .
Di Indonesia sendiri serial ini dipopulerkan oleh LaTiVi, kemudian hak tayang acara-acara yang diproduksi oleh Nickelodeon dibeli oleh Global TV. Kartun ini diciptakan oleh seorang ahli biologi laut dan animator Stephen Hillenburg dan lalu dirilis melalui perusahaannya United Plankton Pictures Inc. Serial ini settingnya berada di Samudra Pasifik di kota "Bikini Bottom" dan sekitarnya.
[sunting] Watak
Tokoh utama Spongebob adalah sebuah spons laut berwarna kuning yang hidup bersama peliharaannya, Gary, seekor siput laut yang berprilaku sebagai kucing.
Spongebob tinggal bertetangga dengan sahabatnya Patrick, seekor bintang laut dan tetangga yang selalu memusuhinya: Squidward, seekor gurita yang tidak senang bersosialisasi, memiliki sifat penggerutu, dan hobi bermain terompet.
Kelucuan-kelucuan dalam cerita serial ini bersumber dari perilaku sehari-hari Spongebob yang polos, optimis, selalu ceria, dan memiliki prasangka baik terhadap siapapun.
Terkadang perilaku ini membawa bencana, dimanfaatkan, atau terjadi salah pengertian kala dipadu dengan sifat-sifat mahluk lain yang tinggal di Bikini Bottom.
[sunting] Tokoh-tokoh
SpongeBob SquarePants - tokoh utama dalam kartun ini yang berbentuk spons berwarna kuning. Spongebob tinggal di dalam rumah berbentuk nanas di dalam laut. Dia juga memelihara seekor siput yang bernama Gary. Pekerjaannya sehari- hari adalah koki di rumah makan Krusty Krab yang terkenal dengan burgernya Krabby Patty.
Squidward Tentacles - seekor gurita yang tinggal di dalam benteng batu. Ia tidak senang dengan kedua tetangganya yaitu Spongebob dan Patrick yang dianggap sering mengganggunya. Pekerjaan sehari-hari Squidward adalah menjadi kasir di rumah makan Krusty Krab. Tergolong pemalas. Suka bermain klarinet walaupun musik yang dilagukannya jelek. Ia sendiri menganggap dirinya seorang seniman hebat dan orang yang pintar. Memiliki seorang saingan bernama Squilliam Fancyson.
Patrick Star - adalah seekor bintang laut sahabat Spongebob. Walaupun sering kali tidak berkonsentrasi dalam percakapannya dan terjadi salah pengertian, Patrick adalah sahabat yang baik. Patrick tinggal bersebelahan dengan rumah nanas Spongebob dan rumahnya terletak di bawah batu.
Eugene H. Krabs - seekor kepiting pemilik restoran Krusty Krab yang terobsesi dengan uang. Gambaran umumnya adalah kepiting yang tamak dan pelit dan Spongebob seringkali menjadi korban ketamakannya.
Sandy Cheeks (Sandy si Tupai) - adalah seekor tupai atau bajing yang tinggal di dalam laut. Karena Sandy merupakan binatang darat, kesehariannya di Bikini Bottom mengharuskannya memakai baju astronot yang berisi udara pada helmnya sehingga ia bisa bernafas didalam laut. Sandy menyukai karate, dan senang aksi-aksi berbahaya. Sandy sendiri berasal dari Texas, namun kini bertempat tinggal di Bikini Bottom dan menjadi sahabat Spongebob. Tempat tinggalnya adalah sebuah kubah akuarium kedap air dan berisi udara. Ciri khas rumahnya adalah mempunyai pohon besar sebagai tempat tinggalnya. Spongebob dan Patrick bila berkunjung harus terus menerus memakai mangkuk penuh berisi air yang dipakai terbalik menutupi kepala mereka. Sandy sendiri bekerja sebagai ilmuwan di Treedome Corporation.
Gary - adalah seekor siput peliharaan Spongebob. Berbunyi seperti kucing dan memiliki sifat yang pendiam dan baik. Ia tidak suka mandi dan hanya saat akan dimandikanlah Gary membuat onar.
Sheldon J. Plankton - pemilik rumah makan Chum Bucket yang sepi pengunjung. Plankton percaya bahwa bila ia berhasil mencuri resep Kraby Patty maka rumah makannya akan laku keras. Jadi segala daya upaya ia kerahkan untuk mencuri resep dari rumah makan saingannya ini, namun upayanya ini tidak pernah berhasil dan mengakibatkan kesialan untuk dirinya. Namun pada akhirnya ia mengubah restorannya menjadi toko survenir. Memiliki istri sebuah komputer bernama Karen.
Larry Lobster - adalah seekor udang karang yang sangat kuat. Kerap kali dapat dilihat di Goo Lagoon.
Pearl Krabs - adalah ikan paus remaja dan merupakan anak Mister Krabs. Ia terobsesi menjadi pemandu sorak dan gemar bersenang-senang. Hobinya ini bertolak belakang dengan keinginan Mister Krab untuk menghemat uangnya.
Mermaidman - adalah seekor ikan duyung tua mantan pahlawan bertopeng di Bikini Bottom. Sekarang dia tinggal bersama Barnacleboy, rekannya, di rumah jompo Shady Shoals.
Barnacleboy - rekan Mermaidman. Selalu dianggap anak kecil oleh Mermaidman.
[sunting] Tempat dalam seri Spongebob
Goo Lagoon - Sebuah pantai di Bikini Bottom kerap dikunjungi Spongebob dan rekan-rekan.
Rock Bottom - Sebuah tempat di luar Bikini Bottom yang didiami ikan-ikan pelik.
Shell City - Merupakan toko cenderamata yang terletak di darat. (hanya muncul dalam film)
Jellyfish fields (Padang Ubur-ubur) - Tempat memancing Ubur-ubur. Spongebob seringkali datang ke tempat ini.
Krusty Krab - Restoran fastfood di mana Spongebob dan Squidward berkerja. Krusty Krab menjual penganan paling diminati selautan yakni Krabby Patty yang seperti burger.
Shady Shoals - rumah jompo di mana yang di tinggali Mermaidman dan Barnacleboy
Glove World - tempat bermain Spongebob dan Patrick sebelum ke Rock Bottom
Chum Bucket - Rumah makan dimana Plankton menyusun rencana jahat nya dan tinggal bersama Karen. Selalu kosong tanpa pengunjung.
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/SpongeBob_SquarePants"
Kategori: Serial animasi Serial televisi Amerika Serikat
Jumat, 30 Mei 2008
d'maSsive
D’Massiv – Diantara Kalian
Konsep perubahan menjadi imej yang hendak digelontorkan oleh lima sosok cerdas bersahaja yang tergabung dalam band d'Masiv. Bagi d'Masiv berbagai tingkatan peristiwa telah membawa nasib terang mereka pada sebuah titik kulminasi perubahan yang akhirnya membawa mereka menyandang predikat berkelas, sebagai juara perdana A Mild Live Wanted 2007. Selain mengubah nama Massive menjadi d'Masiv yang pula mengubah segala imej fashion yang melekat dalam diri mereka, predikat juara menghantarkan band asal Jakarta ini berhak untuk mendapatkan sebuah kontrak ekslusif full album lewat label lokal bersinar di tanah air, Musica Studio's.Sebuah album baru berisi materi-materi paling segar dan dinamis dari mereka berhasil digodok secara saksama dan intensif dengan Noey sebagai produser utama. Tangan dingin Noey yang dibantu oleh tandem setia Capung yang sebelumnya terbukti nyata berhasil memperkaya ragam eksplorasi musikal produksi album Peterpan, Nidji, dan Letto diharapkan akan membawa hasil yang sama untuk finishing album d'Masiv yang bertajuk Perubahan. Perubahan dari segala dinamika dan konsep membuat judul albumnya terasa penuh makna.
Nama d'Masiv sendiri bukan nama asing, sebelumnya mereka ikut memeriahkan single perdana "Negeriku" bersama 8 finalis yang masuk dalam A Mild Live Wanted 2007 dan kemudian juga melempar single "Tak Bisa Hidup Tanpamu" serta "Il Fil (manusia Tak Berharga)" yang banyak diminati banyak penikmat dan penyuka musik tanah air.
Bagi vokalis Rian, Gitaris Kiki dan Rama, Bassis Ray serta Drummer Why di album perdana full mereka dibawah bendera Musica Studio's ini mereka akan mempercayakan pada single megah bartajuk "Cinta Ini Membunuhku." Akselerasi yang dibangun oleh duet gitar Kiki dan Rama berhasil dipadukan dengan bagusnya oleh permainan ritmis bas Ray serta ketukan pondasi yang mengalun syahdu dari Why. Semua itu ditambah oleh vokal Rian yang menyita perhatian, dimulai dari tarikan vokalnya dengan lirik yang cukup berani, "Kau membuatku berantakan…kau membuatku tak karuan…kau membuat ku tak berdaya…kau menolakku acuhkan diriku…" Kata "Berantakan" dipilih untuk menggambarkan kondisi hati yang tak karuan saat dilanda asmara tak terbalas menjadi pilihan diksi yang baru untuk wilayah penulisan musik pop di tanah air.
Makin mengukuhkan posisi d'Masiv jika kita menyimak secara seksama lagu "Merindukanmu." Komposisi yang ditatah sedemikan rupa membuat alur konstruksi kemasan nada yang teranyam indah bagai sebentuk permadani penyejuk hati ini dipastikan akan menjadi anthem terbaru bagi mereka yang dilanda hentakan asmara yang menggelora. Vokal magis Ryan berhasil mengukuhkan cita dan cipta yang maksimal di lagu ini.
Serasa makin genap posisi mereka di jagat musik tanah air saat "Di Antara Kalian" tersimak lugas. Lagu dengan tekstur medium pop-rock ballads ini secara gemilang tampil dengan intro mengalun lembut. Tak dipungkiri kembali vokal dari Rian yang menjadi sihir yang memukau dan melenakan dan menjadi karakter utama d'Masiv. Lirik lagu "Lupakan Aku, kembali padanya, Aku bukan siapa-siapa untukmu. Ku cintaimu tak berarti bahwa, ku harus memiliki mu selamanya…" dipastikan akan menjadi lagu favorit terbaru pencinta musik pop tanah air.
Gitaris Rama dan Kiki berhasil membuat lead guitar yang indah menawan serta bangun konstruksi yang dipatenkan bassis Ray serta drummer Why dalam setiap komposisi lagu menghantarkan cita rasa dan tataran konsep musikal d'Masiv terarah dengan baik dan aman. Simak bagaimana padu padan itu tergambar jelas dalam komposisi "Cinta Sampai Di Sini" yang berhasil menuntun lagu ini menjadi sebuah mars pop cinta termutakhir.
Tak hanya mengemas lagu-lagu yang bernuansa pop ballads, d'Masiv pula piawai dalam membuat dentum musikal pop rock yang enerjik dan menghentak dinamis. Itu tersirat jelas dalam "Diam Tanpa Kata" yang membuktikan kedigdayaan mereka dalam bermain musik dengan skill yang memikat. Jika sebelumnya komposisi "Il Fil (Manusia Tak Berharga)" menjadi pembuktian akan keahlian mereka dalam menguasai instrumen masing-masing, maka lagu "Diam Tanpa Kata" makin mengukuhkan posisi d'Masiv sebagai band yang tak hanya cerdas membuahkan hasil berupa lagu pop ballads.Segala konsep perubahan dan bekal dari lagu-lagu yang membius kalbu telah menjadi modal signifikan bagi d'Masiv untuk turut meramaikan habitat musik pop di tanah air yang makin tumbuh berkembang dengan muka-muka baru. Kehadiran d'Masiv diharapkan membawa perubahan pada sebuah musik yang lahir dari sebuah festival. Bahwasanya juara sebuah festival bisa ikut bersaing dan bersanding dengan band sejenis dengan lagu dan album bagus dan berkualitas.
Tracklist D'Massiv Album Perubahan
01. Cinta Ini Membubuhku
02. Cinta Sampai Disini
03. Dan Kamu
04. Diantara Kalian
05. Diam Tanpa Kata
06. Dilema
07. Ilfil (Manusia Tak Berharga)
08. Lukaku
09. Merindukanmu
10. Sebelah mata
11. Tak Pernah Rela
Dan lagu yang akhir-akhir ini sering diputer di radio-radio seantero Nusantara adalah single Diantara Kalian. Setelah menuai sukses dengan single Cinta ini Membunuhku, D’Massiv langsung menggebarak belantika musik Indonesia dengan single barunya ini.
Yang mau download sample lagu ”Diantara Kalian” bisa di sini. Tapi jangan lupa tetep beli cd/kaset albumnya ya!!! Hidup terus Musik Indonesia....
Konsep perubahan menjadi imej yang hendak digelontorkan oleh lima sosok cerdas bersahaja yang tergabung dalam band d'Masiv. Bagi d'Masiv berbagai tingkatan peristiwa telah membawa nasib terang mereka pada sebuah titik kulminasi perubahan yang akhirnya membawa mereka menyandang predikat berkelas, sebagai juara perdana A Mild Live Wanted 2007. Selain mengubah nama Massive menjadi d'Masiv yang pula mengubah segala imej fashion yang melekat dalam diri mereka, predikat juara menghantarkan band asal Jakarta ini berhak untuk mendapatkan sebuah kontrak ekslusif full album lewat label lokal bersinar di tanah air, Musica Studio's.Sebuah album baru berisi materi-materi paling segar dan dinamis dari mereka berhasil digodok secara saksama dan intensif dengan Noey sebagai produser utama. Tangan dingin Noey yang dibantu oleh tandem setia Capung yang sebelumnya terbukti nyata berhasil memperkaya ragam eksplorasi musikal produksi album Peterpan, Nidji, dan Letto diharapkan akan membawa hasil yang sama untuk finishing album d'Masiv yang bertajuk Perubahan. Perubahan dari segala dinamika dan konsep membuat judul albumnya terasa penuh makna.
Nama d'Masiv sendiri bukan nama asing, sebelumnya mereka ikut memeriahkan single perdana "Negeriku" bersama 8 finalis yang masuk dalam A Mild Live Wanted 2007 dan kemudian juga melempar single "Tak Bisa Hidup Tanpamu" serta "Il Fil (manusia Tak Berharga)" yang banyak diminati banyak penikmat dan penyuka musik tanah air.
Bagi vokalis Rian, Gitaris Kiki dan Rama, Bassis Ray serta Drummer Why di album perdana full mereka dibawah bendera Musica Studio's ini mereka akan mempercayakan pada single megah bartajuk "Cinta Ini Membunuhku." Akselerasi yang dibangun oleh duet gitar Kiki dan Rama berhasil dipadukan dengan bagusnya oleh permainan ritmis bas Ray serta ketukan pondasi yang mengalun syahdu dari Why. Semua itu ditambah oleh vokal Rian yang menyita perhatian, dimulai dari tarikan vokalnya dengan lirik yang cukup berani, "Kau membuatku berantakan…kau membuatku tak karuan…kau membuat ku tak berdaya…kau menolakku acuhkan diriku…" Kata "Berantakan" dipilih untuk menggambarkan kondisi hati yang tak karuan saat dilanda asmara tak terbalas menjadi pilihan diksi yang baru untuk wilayah penulisan musik pop di tanah air.
Makin mengukuhkan posisi d'Masiv jika kita menyimak secara seksama lagu "Merindukanmu." Komposisi yang ditatah sedemikan rupa membuat alur konstruksi kemasan nada yang teranyam indah bagai sebentuk permadani penyejuk hati ini dipastikan akan menjadi anthem terbaru bagi mereka yang dilanda hentakan asmara yang menggelora. Vokal magis Ryan berhasil mengukuhkan cita dan cipta yang maksimal di lagu ini.
Serasa makin genap posisi mereka di jagat musik tanah air saat "Di Antara Kalian" tersimak lugas. Lagu dengan tekstur medium pop-rock ballads ini secara gemilang tampil dengan intro mengalun lembut. Tak dipungkiri kembali vokal dari Rian yang menjadi sihir yang memukau dan melenakan dan menjadi karakter utama d'Masiv. Lirik lagu "Lupakan Aku, kembali padanya, Aku bukan siapa-siapa untukmu. Ku cintaimu tak berarti bahwa, ku harus memiliki mu selamanya…" dipastikan akan menjadi lagu favorit terbaru pencinta musik pop tanah air.
Gitaris Rama dan Kiki berhasil membuat lead guitar yang indah menawan serta bangun konstruksi yang dipatenkan bassis Ray serta drummer Why dalam setiap komposisi lagu menghantarkan cita rasa dan tataran konsep musikal d'Masiv terarah dengan baik dan aman. Simak bagaimana padu padan itu tergambar jelas dalam komposisi "Cinta Sampai Di Sini" yang berhasil menuntun lagu ini menjadi sebuah mars pop cinta termutakhir.
Tak hanya mengemas lagu-lagu yang bernuansa pop ballads, d'Masiv pula piawai dalam membuat dentum musikal pop rock yang enerjik dan menghentak dinamis. Itu tersirat jelas dalam "Diam Tanpa Kata" yang membuktikan kedigdayaan mereka dalam bermain musik dengan skill yang memikat. Jika sebelumnya komposisi "Il Fil (Manusia Tak Berharga)" menjadi pembuktian akan keahlian mereka dalam menguasai instrumen masing-masing, maka lagu "Diam Tanpa Kata" makin mengukuhkan posisi d'Masiv sebagai band yang tak hanya cerdas membuahkan hasil berupa lagu pop ballads.Segala konsep perubahan dan bekal dari lagu-lagu yang membius kalbu telah menjadi modal signifikan bagi d'Masiv untuk turut meramaikan habitat musik pop di tanah air yang makin tumbuh berkembang dengan muka-muka baru. Kehadiran d'Masiv diharapkan membawa perubahan pada sebuah musik yang lahir dari sebuah festival. Bahwasanya juara sebuah festival bisa ikut bersaing dan bersanding dengan band sejenis dengan lagu dan album bagus dan berkualitas.
Tracklist D'Massiv Album Perubahan
01. Cinta Ini Membubuhku
02. Cinta Sampai Disini
03. Dan Kamu
04. Diantara Kalian
05. Diam Tanpa Kata
06. Dilema
07. Ilfil (Manusia Tak Berharga)
08. Lukaku
09. Merindukanmu
10. Sebelah mata
11. Tak Pernah Rela
Dan lagu yang akhir-akhir ini sering diputer di radio-radio seantero Nusantara adalah single Diantara Kalian. Setelah menuai sukses dengan single Cinta ini Membunuhku, D’Massiv langsung menggebarak belantika musik Indonesia dengan single barunya ini.
Yang mau download sample lagu ”Diantara Kalian” bisa di sini. Tapi jangan lupa tetep beli cd/kaset albumnya ya!!! Hidup terus Musik Indonesia....
Pendidikan Indonesia
Pendidikan Indonesia Alami Proses Involusi
Pendidikan Indonesia tengah mengalami proses involusi dan bergerak tanpa arah yang jelas. Dari hari ke hari manusia yang terlibat dalam pendidikan bukannya tumbuh kian cerdas, tetapi mutunya semakin menurun meski input fasilitas fisiknya terus bertambah. Ketidakjelasan arah pendidikan itu menyebabkan pendidikan di Indonesia tidak kompetitif lagi dibandingkan dengan pencapaian negara-negara lain, bahkan di wilayah Asia Tenggara sekalipun."Kebijakan pendidikan kita tidak pernah jelas. Pendidikan kita hanya melanjutkan pendidikan yang elite eksklusif dengan kurikulum elitis yang hanya bisa ditangkap oleh 30 persen anak didik," kata Dr Mochtar Buchori, mantan Rektor IKIP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (3/9).Keprihatinan terhadap pendidikan Indonesia yang bergerak tanpa arah yang jelas, kegagalan perguruan tinggi yang diunggulkan di dalam negeri berkompetisi di tingkat global dan regional, bahkan pencapaian kuantitatif pendidikan Indonesia yang mulai dikejar negara-negara kecil, yang selama ini tidak diperhitungkan, muncul pula dalam diskusi panel ahli yang diselenggarakan redaksi Kompas baru-baru ini.Liputan pendidikan sejumlah wartawan Kompas ke sejumlah negara yang dimuat dalam rubrik Fokus hari ini makin mengukuhkan keprihatinan itu.Dr Francis Wahono, aktivis organisasi nonpemerintah yang bergerak dalam bidang pendidikan di masyarakat bawah, mengemukakan, apabila proses involusi yang tengah terjadi dalam pendidikan di Indonesia dibiarkan terus berlangsung, dalam kurun waktu tujuh sampai sepuluh tahun mendatang Indonesia akan menjadi bangsa paria di kawasan Asia Tenggara. "Kinerja sektor pendidikan kita sungguh mengenaskan. Indeks pembangunan manusia (HDI), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-111, mencerminkan betapa miskinnya pemikiran dan kacaunya penyelenggaraan pendidikan di Tanah Air," kata Wahono.Salah kaprahStaf Ahli Menteri Pendidikan Nasional Ace Suryadi mengatakan, investasi pendidikan yang dilakukan sejak pemerintahan Soeharto telah salah kaprah. Perluasan pendidikan tanpa memerhatikan mutu-seperti pada masa Orde Baru-jika dilanjutkan hanya akan menabrak batu. Menurut Ace, sejak reformasi bergulir sampai sekarang belum ada restrukturisasi program pendidikan yang berarti. Penambahan dana pendidikan saja, jika tanpa diikuti restrukturisasi dalam proses pembangunan pendidikan, tak akan banyak memperbaiki situasi pendidikan di Indonesia."Dari dulu sampai sekarang, kebijakan pendidikan kita masih terlalu umum. Belum ada kebijakan besar dalam pendidikan, misalnya untuk mengejar keunggulan sampai tahun 2020," kata Ace.Menurut Buchori, sistem pendidikan yang diberlakukan saat ini merupakan kelanjutan dari sistem yang bersifat elitis eksklusif. Kurikulum hanya bisa diikuti oleh 30 persen dari peserta didik, sedangkan 70 persen lainnya tak bisa mengikuti. Ketika jumlah yang 70 persen itu dipaksakan terus mengikuti, terjadi pengatrolan-pengatrolan dan sebagainya, yang merusak nilai-nilai pendidikan.Untuk menyelenggarakan pendidikan yang baik dan bersifat massal, lanjut Buchori, sistem itu harus diubah. Pendidikan dibagi menjadi dua jalur: jalur anak-anak berbakat dan jalur untuk mereka yang memiliki kemampuan rata-rata. Untuk menopang kemajuan suatu negara, tambahnya, perlu diciptakan kelompok ilmuwan yang elitis tetapi bersifat inklusif. Suatu kelompok kecil orang-orang yang sangat pintar yang tidak arogan, peduli pada nasib orang lain, dan punya semangat egaliter. Pada lapisan lainnya adalah kelompok profesional yang andal dan masyarakat kebanyakan yang melek huruf dalam arti luas."Untuk menciptakan lapisan elite yang unggul memang perlu dibentuk lembaga-lembaga pendidikan yang elitis, tetapi juga memiliki semangat egaliter. Jadi, jangan terlalu berlebihan, sampai menyediakan fasilitas pacuan kuda dan lain- lainnya. Sikap berlebih-lebihan itu yang menimbulkan kesan bahwa pendidikan hanya untuk orang-orang kaya," katanya.Salah arahGuru besar bidang linguistik Prof Dr Soenjono Dardjowidjojo mengemukakan, banyak kebijakan pendidikan di Indonesia yang salah arah. Akan tetapi, menurut dia, dalam membangun pendidikan tidak perlu terlalu menyalahkan dan menggantungkan diri pada pemerintah. Di Amerika Serikat pun, kata Soenjono yang pernah memimpin sebuah jurusan di Universitas Hawaii, perguruan tinggi yang unggul justru perguruan tinggi swasta."Untuk mengembangkan pendidikan, kita tidak bisa bergantung pada dana pemerintah. Biarkan tumbuh universitas- universitas swasta yang dikelola seperti perusahaan atau industri. Lembaga pendidikan memang harus dikelola seperti badan usaha. Asalkan dijamin bahwa keuntungannya akan dikembalikan untuk peningkatan mutu lembaga pendidikan itu," katanya. (wis)Sumber: Harian Kompas, 4 September 2004.
Pendidikan Indonesia tengah mengalami proses involusi dan bergerak tanpa arah yang jelas. Dari hari ke hari manusia yang terlibat dalam pendidikan bukannya tumbuh kian cerdas, tetapi mutunya semakin menurun meski input fasilitas fisiknya terus bertambah. Ketidakjelasan arah pendidikan itu menyebabkan pendidikan di Indonesia tidak kompetitif lagi dibandingkan dengan pencapaian negara-negara lain, bahkan di wilayah Asia Tenggara sekalipun."Kebijakan pendidikan kita tidak pernah jelas. Pendidikan kita hanya melanjutkan pendidikan yang elite eksklusif dengan kurikulum elitis yang hanya bisa ditangkap oleh 30 persen anak didik," kata Dr Mochtar Buchori, mantan Rektor IKIP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (3/9).Keprihatinan terhadap pendidikan Indonesia yang bergerak tanpa arah yang jelas, kegagalan perguruan tinggi yang diunggulkan di dalam negeri berkompetisi di tingkat global dan regional, bahkan pencapaian kuantitatif pendidikan Indonesia yang mulai dikejar negara-negara kecil, yang selama ini tidak diperhitungkan, muncul pula dalam diskusi panel ahli yang diselenggarakan redaksi Kompas baru-baru ini.Liputan pendidikan sejumlah wartawan Kompas ke sejumlah negara yang dimuat dalam rubrik Fokus hari ini makin mengukuhkan keprihatinan itu.Dr Francis Wahono, aktivis organisasi nonpemerintah yang bergerak dalam bidang pendidikan di masyarakat bawah, mengemukakan, apabila proses involusi yang tengah terjadi dalam pendidikan di Indonesia dibiarkan terus berlangsung, dalam kurun waktu tujuh sampai sepuluh tahun mendatang Indonesia akan menjadi bangsa paria di kawasan Asia Tenggara. "Kinerja sektor pendidikan kita sungguh mengenaskan. Indeks pembangunan manusia (HDI), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-111, mencerminkan betapa miskinnya pemikiran dan kacaunya penyelenggaraan pendidikan di Tanah Air," kata Wahono.Salah kaprahStaf Ahli Menteri Pendidikan Nasional Ace Suryadi mengatakan, investasi pendidikan yang dilakukan sejak pemerintahan Soeharto telah salah kaprah. Perluasan pendidikan tanpa memerhatikan mutu-seperti pada masa Orde Baru-jika dilanjutkan hanya akan menabrak batu. Menurut Ace, sejak reformasi bergulir sampai sekarang belum ada restrukturisasi program pendidikan yang berarti. Penambahan dana pendidikan saja, jika tanpa diikuti restrukturisasi dalam proses pembangunan pendidikan, tak akan banyak memperbaiki situasi pendidikan di Indonesia."Dari dulu sampai sekarang, kebijakan pendidikan kita masih terlalu umum. Belum ada kebijakan besar dalam pendidikan, misalnya untuk mengejar keunggulan sampai tahun 2020," kata Ace.Menurut Buchori, sistem pendidikan yang diberlakukan saat ini merupakan kelanjutan dari sistem yang bersifat elitis eksklusif. Kurikulum hanya bisa diikuti oleh 30 persen dari peserta didik, sedangkan 70 persen lainnya tak bisa mengikuti. Ketika jumlah yang 70 persen itu dipaksakan terus mengikuti, terjadi pengatrolan-pengatrolan dan sebagainya, yang merusak nilai-nilai pendidikan.Untuk menyelenggarakan pendidikan yang baik dan bersifat massal, lanjut Buchori, sistem itu harus diubah. Pendidikan dibagi menjadi dua jalur: jalur anak-anak berbakat dan jalur untuk mereka yang memiliki kemampuan rata-rata. Untuk menopang kemajuan suatu negara, tambahnya, perlu diciptakan kelompok ilmuwan yang elitis tetapi bersifat inklusif. Suatu kelompok kecil orang-orang yang sangat pintar yang tidak arogan, peduli pada nasib orang lain, dan punya semangat egaliter. Pada lapisan lainnya adalah kelompok profesional yang andal dan masyarakat kebanyakan yang melek huruf dalam arti luas."Untuk menciptakan lapisan elite yang unggul memang perlu dibentuk lembaga-lembaga pendidikan yang elitis, tetapi juga memiliki semangat egaliter. Jadi, jangan terlalu berlebihan, sampai menyediakan fasilitas pacuan kuda dan lain- lainnya. Sikap berlebih-lebihan itu yang menimbulkan kesan bahwa pendidikan hanya untuk orang-orang kaya," katanya.Salah arahGuru besar bidang linguistik Prof Dr Soenjono Dardjowidjojo mengemukakan, banyak kebijakan pendidikan di Indonesia yang salah arah. Akan tetapi, menurut dia, dalam membangun pendidikan tidak perlu terlalu menyalahkan dan menggantungkan diri pada pemerintah. Di Amerika Serikat pun, kata Soenjono yang pernah memimpin sebuah jurusan di Universitas Hawaii, perguruan tinggi yang unggul justru perguruan tinggi swasta."Untuk mengembangkan pendidikan, kita tidak bisa bergantung pada dana pemerintah. Biarkan tumbuh universitas- universitas swasta yang dikelola seperti perusahaan atau industri. Lembaga pendidikan memang harus dikelola seperti badan usaha. Asalkan dijamin bahwa keuntungannya akan dikembalikan untuk peningkatan mutu lembaga pendidikan itu," katanya. (wis)Sumber: Harian Kompas, 4 September 2004.
Rabu, 21 Mei 2008
About me. . . .
Aku cewek. . .
nama ku Evi Hilda Utami,,
Aku terlahir di kota yang sangat indah bagi ku..
Di kota itu aku terdidik menjadi seorang perempuan yang humoris,baik,insya allah berbakti kepada ke2 ortu ku..
TASIKMALAYA . . .
Itulah tempat aku dilahirkan dulu!!!
(ah bosen iia) pake bahasa ku sendiri za iia...
Now or ayeuna saya sekolah di SMA 3 Tasikmalaya..
Di seCul eta teh saya menemukan teman2 yang pada baik sama saya!!
By The Way, Any Way, And BAS wAY..
Saya ingin menjadi seorang yang. . . . .
umzZzZz...........
Jadi Polisi wanita or bekennya itu POLWAN!!
Duch cita2 saya setinggi langit banget ya???
Tapi saya mohon,,
buat pembaca blogger saya,,
Tolong dukung dan doakan saya agar cita2 saya tercapai. . .
Insya allah..................
Ini JARANG TERJADI....
hE........
Langganan:
Postingan (Atom)

